Sandi Kepramukaan
SANDI DALAM KEPRAMUKAAN
12 April 2021
Rini Syahdiana Putri_A1D118052_R002/SEMESTER 6_MataKuliah Kepramukaan_Pendidikan Guru Sekolah dasar_FKIP_Universitas Jambi
Sandi Pramuka – Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung, rahasia ataupun tidak dan tertulis maupun tak tertulis. Hal ini juga berlaku dalam dunia kepramukaan. Dunia kepramukaan mengenal suatu komunikasi dengan menggunakan sandi pramuka.
Sandi didalam dunia kepramukaan sudah digunakan sebagai media pembelajaran bagi para anggota pramuka golongan siaga, penggalang, penegak maupun pandega. Pemakaian sandi dalam pramuka harus disesuaikan dengan tingkatan ilmu yang dimiliki oleh golongan pramuka. Hal ini dilakukan agar penggunaan sandi dapat diterima dan dimengerti oleh masing-masing anggota pramuka.
Pengertian Sandi Pramuka
Secara istilah, sandi berasal dari bahasa sansekerta yang berarti rahasia atau menyembunyikan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)sandi merupakan suatu rahasia atau kode. Jadi, sandi pramuka ialah tulisan dan huruf sandi ini merupakan suatu rahasia yang akan sulit dimengerti oleh kaum awam yang belum mempelajarinya.
Sejarah Sandi Pramuka
Munculnya sandi berawal dari para pahlawan pada zaman dahulu yang sering melakukan perjalanan dengan berkelana dan berpindah-pindah tempat. Untuk itu mereka harus Menggunakan suatu bentuk komunikasi rahasia yang tidak diketahui oleh lawan. Mereka kemudian menciptakan sandi untuk mengelabui musuh-musuhnya.
Pada tahun 3000 SM di Kerajaan Babilonia ditemukan tulisan cuneiform. Tulisan cuneiform adalah salah satu tulisan kuno berbentuk paku yang ditulisakan di atas tanah liat. Untuk mengirimkan berita rahasia antar daerah, mereka menyukur rambut kepala budak kemudian menuliskan berita tersebut di kepalanya. Rambut budak tersebut dibiarkan tumbuh kembali baru kemudian budak dikirim ke tempat tujuan.
Setelah berada di tempat tujuan, rambut kepala budak akan dicukur kembali untuk mengetahui pesan rahasia yang akan disampaikan. Cara ini sangat efektif digunakan oleh para pemimpin pada masa itu untuk mengelabui musuh.
Julius Caesar mengirimkan berita rahasianya dengan Menggunakan sandi loncat. Sandi loncat dibuat dengan menuliskan huruf alphabet dalam satu garis kemudian memilih suatu angka rahasia misalnya adalah 3. Cara membaca sandi ini adalah dengan meletakkan telunjuk pada huruf A kemudian loncat ke samping sebanyak 3 huruf maka huruf yang ditunjuk adalah huruf D. Begitu seterusnya.
Pada masa sekarang komunikasi sangat luas sehingga dibutuhkan suatu kerahasiaan dalam bidang-bidang tertentu baik di dinas maupun militer. Sandi juga digunakan oleh pramuka dalam bentuk sandi pramuka sebagai suatu media pembelajaran bagi anggota pramuka.
Contoh Sandi Pramuka
1. Sandi Kotak 1
Terdiri dari palang-palang/kotak dan sudut-sudut. Perhatikan gambar di bawah ini :
Untuk membedakan antara kedua huruf tiap kotak, maka huruf kedua/sebelah kanan diberi titik. Contoh penulisan :
2. Sandi Angka/Nomor
Sandi ini sangatlah mudah. Cara menggunakannya kita cukup memberi nomor dari A sampai Z dengan angka 1 sampai 26 seperti berikut ini :
A = 1 J = 10 S = 19
B = 2 K = 11 T = 20
C = 3 L = 12 U = 21
D = 4 M = 13 V= 22
E = 5 N = 14 W = 23
F = 6 O = 15 X = 24
G = 7 P = 16 Y = 25
H = 8 Q =17 Z = 26
I = 9 R = 18
Setelah tersusun seperti di atas, maka kita dapat membuat sandi nomor dengan baik dan bisa kita lihat setiap huruf memiliki nomor. Contoh penulisan :
TRISATYA = 20-18-9-19-1-20-25-1
3. Sandi AN
Jenis sandi pramuka yang selanjutnya adalah sandi AN. Untuk membaca dan membuat sandi AN adalah dengan cara mengganti huruf yang ada di deret atas dengan huruf yang ada di deret bawah. Begitupula sebaliknya, hruf yang berada pada deret bawah diganti dengan huruf yang berada di deret atas. CONTOH PENULISAN :
D-A-S-A D-A-R-M-A
Q-N-F-N Q-N-E-Z-N
4. Sandi Morse
Bukan hanya anggota Pramuka yang biasa menggunakannya. Sandi ini lebih banyak dikenal dan digunakan untuk berkirim pesan rahasia. Tulisan dalam sandi morse terdiri dari kombinasi garis atau strip dan titik. Cara mengirim pesan ini adalah dengan bunyi. Titik adalah simbol untuk bunyi pendek sementara garis untuk bunyi panjang. Bunyi dalam sandi morse biasanya menggunakan peluit.
5. Sandi Semaphore
Sandi ini adalah komunikasi Pramuka yang paling khas. Menggunakan bendera berwana merah kuning, para anggotanya bisa mengirim pesan jarak jauh. Pengirim pesan akan membawa bendera ini di masing-masing tangannya lalu membuat gerakan-gerakan seperti mengangkat tangan atau menurunkannya dengan kombinasi tangan kanan kirinya. Meski dari jarak jauh, penerima pesan yang tentunya telah hapal gerakan pun akan bisa membaca pesan yang disampaikan.
Komentar
Posting Komentar